Hidayah, Makrifat Mengenainya

Hidayah, Makrifat Mengenainya

Pagi yang cerah berhias suara burung-burung kecil dengan iringan semilir angin yang sendu-sendu keroncong. Memberi hidayah kepada alam agar membuat suasana lebih berwarna.

Murid: “Guru, apa itu hidayah ?”

Guru: “petunjuk”

Murid:”petunjuk yang seperti apa?”

Guru: “yang seperti itu biasanya disifatkan kepada petunjuk ke arah yang baik, kebaikan yang kokoh dan kuat (mustaqim)”

Murid: “apa arti dari do’a semoga engkau mendapatkan hidayah

Guru:”sepemahamanku artinya semoga mendapatkan petunjuk ke arah kebaikan yang kebaikan itu kuat dan kokoh hingga tidak tergoyahkan oleh keburukan-keburukan”

Murid:” nuhun guru”

Guru:”sawangsulna anaking”

Murid:”do’akan aku agar mendapatkan hidayah

Guru:”kalau aku pribadi merasa belum pantas mendo’akanmu agar mendapatkan petunjuk yang bersifat seperti itu seolah aku telah mendapatkan atau berada di dalamnya anakku, karena aku sendiripun dalam ritualku berkali-kali dalam sehari semalam selalu memohon agar aku mendapatkannya, mungkin lebih pantasnya semoga kita mendapatkan dan bisa berada di dalamnya, atau bahkan semoga kita bisa menjadi ejawantah dari petunjuk itu sendiri”

Murid:”ah guru, tiasa pisan


Photo under license of Pixabay.com

Share the knowledge ✓

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.