Dalam artikel ini saya akan Membongkar Ilmu Tasawuf: Hakikat Tasawuf dari segi bahasa, istilah, pembagian, dan makrifat mengenainya. Ini hanya cuplikan tulisan saja, Jika Anda ingin melanjutkan membaca kajian ini secara lengkap silahkan menuju link berikut ini >> Makrifat Ilmu Tasawuf dan Makrifat Ilmu Irfan <<

Membongkar Ilmu Tasawuf Hakikat Tasawuf :  Pembuka

Manusia adalah makhluk yang sangat unik dan kompleks. Semua aspek yang menjadi kebutuhan manusia dalam kehidupan sehari-harinya-lah yang membuat kehidupan di dunia ini terus berjalan dari awal hingga kelak.

Dari ukuran terkecil yang ada dalam tubuh manusia bisa menjadi area bisnis yang sangat besar.

Contohnya seperti ketombe. Akibat dari kehadiran ketombe di atas kepala manusia, maka kegiatan bisnis besar seperti pabrik shampo bisa berjalan.

Berapa juta manusia dengan berbagai gelar akademiknya, dengan berbagai selera hidupnya, dan dengan berbagai latar belakangnya bersatu padu setiap detiknya dalam satu tujuan utama. Yaitu menyikapi keberadaan ketombe.

Berapa juta manusia yang mendapatkan pekerjaan dan kemudian berkegiatan setiap detiknya. Dengan beragam kebutuhan hidupnya, beragam pembayarannya, dan beragam perbedaan lainnya.  

Berapa terori ilmu sains, berapa perangkat teknologi yang digunakan dalam proses ini.

Dengan berbagai latar belakang penyusunannya, dengan berbagai latar belakang keterciptaannya. Sains dan teknologi bersatu padu tiap detiknya dalam kegiatan ini.

Mereka semua, yaitu manusia, sains dan teknologi bergerak dalam sebuah sistem terpadu. Mereka patuh  terhadap sistem tersebut agar tidak terjadi kesalahan sedikitpun.

Semua itu terjadi karena kehadiran suatu entitas sangat kecil yang hampir sebesar debu. Yang dinilai oleh pengetahuan mereka dapat mengganggu kenyamanan hidup mereka. Entitas sangat kecil itulah yang dikenal dengan istilah ketombe.

Membongkar Ilmu Tasawuf Hakikat Tasawuf :  Kecerdasan Manusia

Kecerdasan-kecerdasan manusia berkembang dan saling bersatu padu dalam menyikapi sesuatu yang dapat mengganggu kesehatan tubuh jasadi mereka. Sekecil apapun itu.

Lalu bagaimana dengan sesuatu yang dapat  mengganggu kesehatan jasad ruhani, apakah kecerdasan-kecerdasan manusia juga menciptakan teknologi untuk menyikapinya ?

Jawabannya adalah Ya. Manusia dengan kecerdasannya telah menciptakan suatu ilmu pengetahuan untuk menyikapi hal tersebut.

Ilmu pengetahuan itu dikenal dalam berbagai nama dan istilah sesuai dengan bahasa dan budaya dimana manusia menciptakan ilmu pengetahuan tersebut. Ilmu ini dikenal dengan sebutan tasawuf, hikmah, irfan, kabuhunan, kabuyutan, mysticism, spirituality, dll.

Untuk membahas  semua tentang hal yang tersebut di atas tidaklah cukup satu atau dua bahkan puluhan artikel.

Artikel kali ini akan dikhususkan untuk membahas mengenai ilmu pengetahuan yang dikenal dengan sebutan Tasawuf. Lebih khususnya lagi dalam dunia kajian ajaran Islam.

Membongkar Ilmu Tasawuf Hakikat Tasawuf : Apakah arti Tasawuf ?

Mengenai apa itu tasawuf, dari dahulu hingga kini perdebatan mengenai hal tersebut belumlah usai. Saya dalam artikel ini akan fokus pada pembahasan Tasawuf secara global dan tidak akan menyelam terlalu dalam.

Jadi saya tidak akan mengutip segala macam perdebatan yang telah dan sedang ada dalam dunia tasawuf sekarang.

Mengenai pembahasan seperti itu, akan ada pada bahasan-bahasan per bab secara terperinci. Mudah-mudahan nanti pada artikel-artikel berikutnya.

Menurut Bahasa

Hingga sekarang tasawuf menurut bahasa pun perdebatannya belumlah usai. Ada yang mengaitkan dengan bulu domba, ashabu shuffah, dan lain-lain. Untuk menghindari artikel terlalu panjang, saya akan kutipkan arti menurut bahasa yang biasanya dipakai dalam kajian-kajian tasawuf saja.

١. تصوّف الشّخص:  صار صُوفيًّا واتبَّع سُلوكَ الصُّوفيّة وحالاتهم .
المعجم: عربي عامة

Tashawuf Asy-syahshi ; menjadi seorang sufi dan mengikuti jalan-jalan dan prilaku kesufian.

٢. تَصَوَّفَ فلانٌ : صَار من الصوفيَّة .

المعجم: المعجم الوسيط

Tashawwafa Fulaan; menjadi bagian dari kesufian. (Mu’jam Al-wasiith)


٣. تَصَوُّفٌ :
[ ص و ف ]. ( مصدر تَصَوَّفَ ). :- دَخَلَ الشَّيْخُ مَرْحَلَةَ التَّصَوُّفِ :- : التَّعَبُّدِ وَالتَّزَهُّدِ وَالابْتِعَادِ عَنْ مُخَالَطَةِ النَّاسِ . :- التَّصَوُّفُ يَكُونُ بِالْمُجَاهَدَةِ وَقَطْعِ الشَّهْوَةِ :- ( الغزالي ).

Membongkar Ilmu Tasawuf Hakikat Tasawuf : Ilmu Irfan

Ilmu Irfan. Dalam tulisan di atas saya telah membahas mengenai ilmu  tasawuf.

Yaitu sebagai sebuah teknologi ilmu yang menjadi bagian dari hasil kecerdasan-kecerdasan manusia yang berkembang dan saling bersatu padu dalam menyikapi sesuatu yang dapat mengganggu kesehatan tubuh ruhani mereka. Sekecil apapun itu.

Ilmu pengetahuan tersebut selain dikenal dengan sebutan tasawuf, dikenal juga dalam berbagai nama dan istilah sesuai dengan bahasa dan budaya dimana manusia menciptakan ilmu pengetahuan tersebut.

Ilmu ini dikenal juga dengan sebutan hikmah, irfan, kabuhunan, kabuyutan, mysticism, spirituality, dll.

Nah pada bagian ini saya akan membahas tentang ilmu tasawuf irfani, atau ilmu irfan, atau ilmu tasawuf filsafat, dan lain-lain.

Untuk kajian ilmu lainnya seperti Mysticism, Spirituality, Kabuhunan, Hikmah, dan lain-lain, semoga saya bisa membahasnya pada kesempatan yang lain. Selamat membaca.

Membongkar  Ilmu Tasawuf Hakikat Tasawuf : Apakah Ilmu Irfan Itu ?

Irfan menurut bahasa

تعريف علم العرفان

العرفان في اللغة مشتقّ من “عَرَفَ”، ويُعْنى به المعرفة. يقول ابن منظور: “عرف: العرفان: العلم… عَرَفَه، يَعْرِفُهُ، عِرْفَة وعِرْفاناً وعِرِفَّاناً وَمَعْرِفَةً واعترفه… ورجل عروفٌ: وعَروفة: عارف يعرف الأمور، ولا ينكر أحداً رآه مرة… والعريف والعارف بمعنى مثل عليم وعالم… والجمع عرفاء…”

Kata irfan menurut bahasa adalah derivatif dari kata عرف yang diketahui darinya kata makrifat ( المعرفة). Menurut Ibn Manzhur: “ ‘Arafa: Al-‘irfan sama dengan kata Al-‘ilmu

Arafahu, ya’rifuhu, ‘irfah wa ‘irfaanan wa ‘irifaanan wa ma’rifatan wa i’tirafahu…

contoh kata rajulun ‘aruufun atau ‘aruufah bermakna seorang yang berpengetahuan yang mengetahui banyak hal, dan pengetahuannya tersebut tidak ditolak oleh seorang pun.

Sedangkan kata Al-‘ariif dan Al-aarif itu semakna dengan ‘Aliim dan ‘Aalim… dan kata jamaknya adalah ‘Urafa

Terjemahan mudahnya kata Irfan menurut bahasa adalah pengetahuan yang kuat, tinggi, atau mendalam.

Irfan menurut Istilah

العرفان في الاصطلاح عبارة عن المعرفة الحاصلة عن طريق المشاهدة القلبية، لا بواسطة العقل ولا التجربة الحسّية… وهذا اللون من المعرفة يحصل في ظلّ العمل المخلص بأحكام الدين، وهو الثمرة الرفيعة والنهائية للدين الحقيقي

وعلى هذا الأساس قدَّم أصحاب الاختصاص تعاريف متعدّدة للعرفان، من أبرزها ما جاء على لسان القيصري: “هو العلم بالله سبحانه، من حيث أسماؤه وصفاته ومظاهره وأحوال المبدأ والمعاد والعلم بحقائق العالم وبكيفيّة رجوعها إلى حقيقة واحدة، هي الذات الأحدية

Kata Al-‘irfan menurut istilah adalah pengenalan atau pengetahuan yang didapatkan dari jalan kesaksian hati atau rasa. Tanpa perantaraan akal dan capaian indera.

Dan yang seumpama ini adalah bagian dari makrifat yang didapatkan dalam naungan amal yang ikhlas dengan hukum-hukum agama.

Keadaan tersebut adalah hasil yang tinggi (pencapaian yang luar biasa) dan puncak dari agama secara hakikat.

Atas dasar ini, para ahli menyajikan berbagai definisi irfan, yang paling menonjol di antaranya adalah kata-kata Al-qusyairi:

 “Ini adalah ilmu tentang Allah Yang Maha Suci, dalam hal nama, atribut dan manifestasi, mabda’ dan ma’ad, pengetahuan tentang realitas semesta dan bagaimana kembalinya kepada realitas yang satu, yaitu Dzat Yang Memiliki Sifat Tunggal”.

Lanjutkan Membaca Kajian Ini

Jika Anda ingin melanjutkan membaca kajian ini secara lengkap silahkan menuju link berikut ini >> Makrifat Ilmu Tasawuf dan Makrifat Ilmu Irfan <<

Facebook Comments

Jalu Kaba

Jalu Kaba adalah owner, web designer, web master, editor, pengelola, sekaligus penulis di blog ini. Suka baca buku, mendengarkan musik, dan menonton film dari berbagai genre. Dia juga aktif sebagai musisi dengan alias Jalu Kaba X.

error: Content is protected !!
%d blogger menyukai ini: